Categories: TEKNOLOGI

Kapsul Penyelamat Yang di Gunakan Kapal Selam

Kapal selam ialah kapal yang bergerak di bawah permukaan air, umumnya dipakai untuk tujuan dan kepentingan militer. Penemuan teknologi dengan kemampuan unik di antara kapal perang lainnya. Sebab, kapal ini memiliki desain dan tampilan yang sangat berbeda dari kapal pada umumnya. Dan juga memiliki bebrapa teknologi penyelamatan. Berikut macam cara dan teknologi yang diterapkan untuk penyelamatan kapal selam yang karam.

Kapsul Penyelamat Kapal Selam

Pada kedalaman kurang dari 250 meter tangki penyelamatan kapal selam (SRC) dapat menjalakan fungsinya untuk penyelamatan dengan cara mengangkut kru kapal yang dalam kapal selam hal yang demikian. Tangki selam hal yang demikian bekerja dengan cara menempelkan pintu tangki dengan kapal selam. Beberapa teknologi di pakai untuk mencegah air masuk ke ruang tangki penyelamat.

Sesudah mempunyai tekanan udara sama, maka pintu akan terbuka dan kru kapal dapat berpindah satu per satu ke dalam tangki hal yang demikian. Tetapi ruang hal yang demikian terbilang kecil, dan tidak banyak menampung kru yang hendak d ievakuasi. Angkatan Laut AS sudah menerapkan cara itu untuk menyelamatkan 33 orang yang berada di kapal selam USS Squalus pada tahun 1939.

SRC tetap menjadi opsi untuk mengevakuasi kapal selam yang tenggelam, karena desainnya yang simpel, membuatnya efektif di gunakan dan bisa di andalkan.

Baca Juga “VIVO S9 Gadget dengan Kamera Fokus Cahaya Otomatis”

Kapal Kapsul Penyelamat DSRV

Dengan tenggelamnya kapal USS Thresher tahun 1963 milik angkatan laut AS, pihaknya menyadari bahwa kapal selam beroperasi lebih dari jangkauan perlengkapan penyelamat. Maka, AS merancang kapal selam penyelamat (DSRV).

Saat genting, DSRV dapat dengan cepat melewati laut, udara, atau darat untuk menyelamatkan kapal selam di berbagai lokasi. DSRV di luncurkan pada awal 1970-an, dan berfungsi sebagai metode penyelamatan kapal selam Angkatan Laut sampai tahun 2008. DSRV di operasikan oleh dua nakhoda dari komponen depan. Dalam bidang tengah dan belakang bisa untuk menampung sampai 12 orang kru penyelamat.

Kapal induk akan membawa DSRV ke lokasi yang di duga menjadi titik tenggelamnya kapal. DSRV menyelam dan mencari keberadaan kapal selam yang tenggelam. Kemudian DSRV menempelkan badan ke kapal selam yang tenggelam. Lalu orang yang berada di kapal selam itu bisa terevakuasi dengan berpindah ke DSRV.

Admin Juragantekno

Recent Posts

Harley-Davidson Produsen Sepeda Motor Ikonik Dunia

Harley-Davidson, Inc., H-D, atau Harley, adalah produsen sepeda motor Amerika yang didirikan pada tahun 1903… Read More

3 hari ago

Tirai Otomatis Memberi Kemudahan Dengan Tampilan Mewah

Tirai Jendela Otomatis di beberapa rumah mewah atau hotel kita tak jarang kali menemukan aplikasi… Read More

6 hari ago

VIVO S9 Gadget dengan Kamera Fokus Cahaya Otomatis

Smartphone Vivo S9 Salah satu fitur paling populer adalah tidak menampilkan lensa kamera apa pun.… Read More

1 minggu ago

Oli Pelumas – Fungsi Pada Bagian Dalam Mesin Motor

Oli pelumas merupakan cairan pelumas yang melumasi bagian dalam mesin sehingga tiap bagian dalam mesin… Read More

2 minggu ago

Kulkas – Perkembangan Lemari Pendingin Makanan

Kulkas atau lemari pendingin adalah alat rumah tangga yang menggunakan daya listrik dan menerapkan refrigerasi… Read More

2 minggu ago

Tetrapod Teknologi Pemecah Ombak Pengatur Abrasi

Daya gelombang laut atau arus laut yang terus menerus dapat mengakibatkan abrasi. Karenanya, untuk mengantisipasi… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.